Tampilkan postingan dengan label mukjizat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mukjizat. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 April 2014

DILANGIT TERDAPAT ATMOSFIR SEBAGAI ATAP YANG TERPELIHARA


Al-Qur’an Al-Karim lebih dari 14 abad yang lalu, sebelum lahir ilmu pengetahuan modern, telah menyinggung fakta-fakta yang mengagumkan ini. Allah berfirman di dalam Al-Qur’an,
“Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.” (QS Al-Anbiya’ : 32) atap yang terpelihara sebagaimana fungsi umum mengenai atap, yang kita kenal sebagai payung, penutup, pelindung yang kokoh dari berbagai hal yang mengganggu.

Semua planet terhujani meteor kecuali bumi, kecuali beberapa kali saja, dan biasanya sangat kecil yang menembus atmosfer yang mencegah banyak mencapai bumi.

Atmosfer juga mencegah suhu fatal alam semesta (kira-kira 270 di bawah nol) agar tidak mencapai bumi. Ia juga mencegah radiasi fatal yang dipancarkan dari matahari dan bintang-bintang yang dapat menghancurkan sel hidup. Menariknya, atmosfir hanya membiarkan sinar yang tak berbahaya dan bermanfaat, seperti sinar ultraviolet dan gelombang radio. Semua radiasi ini sangat diperlukan bagi kehidupan. Sinar ultraviolet, yang hanya sebagiannya lolos atmosfir, sangat penting bagi fotosintesis tanaman dan bagi kelangsungan seluruh makhluk hidup.

Energi yang dilepaskan dalam sebuah ledakan Matahari begitu kuat sehingga pikiran manusia tidak akan memahaminya: Sebuah ledakan tunggal setara dengan 100 milyar bom atom yang serupa dengan yang dijatuhkan di Hiroshima. Dunia ini dilindungi dari efek destruktif energi ini dengan atmosfer dan Sabuk Van Allen.

Dr. Hugh Ross berkata tentang peran penting Sabuk Van Allen bagi kehidupan kita: “Bumi ternyata memiliki kerapatan terbesar di antara planet-planet lain di tata surya kita. Inti bumi yang terdiri atas unsur nikel dan besi inilah yang menyebabkan keberadaan medan magnetnya yang besar. Medan magnet ini membentuk lapisan pelindung berupa radiasi Van-Allen, yang melindungi Bumi dari pancaran radiasi dari luar angkasa. Jika lapisan pelindung ini tidak ada, maka kehidupan takkan mungkin dapat berlangsung di Bumi.


sumber: https://www.facebook.com/pages/Yusuf-Mansur-Network/109056501839

Sabtu, 26 April 2014

RAHASIA SUARA BACAAN AL-QURAN YANG TERUS-MENERUS MENJADI OBAT TERBAIK MANUSIA


Bacaan al-Qur'an itu terdiri dari sekumpulan frekuensi yang sampai ke telinga, lalu bergerak ke sel-sel otak, dan memengaruhinya melalui medan elektronik, lalu frekuensi-frekuensi tersebut mengaktifkan sel-sel. Sel-sel akan merespon medan itu dan memodifikasi vibrasi-vibrasinya. Perubahan pada vibrasi inilah yang kita rasakan dan pahami sesudah mengalami dan mengulangi. Ini merupakan sistem alamiah yang diberikan Allah pada sel-sel otak. Ini merupakan sistem keseimbangan yang natural. Inilah yang difirmankan Allah kepada kita di dalam al-Qur'an al-Karim, ‘Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.' (ar-Rum: 30)

Setiap ayat dalam al-Qur'an memiliki daya penyembuh untuk penyakit tertentu. Tetapi yang ditekankan Rasulullah saw adalah beberapa surat dan ayat tertentu, seperti membaca al-Fatihah 7 kali, membaca ayat Kursi, dua ayat terakhir surat surat al-Baqarah, dan tiga surat terakhir al-Qur'an.

Anda juga memilih ayat-ayat yang sesuai untuk mengobati penyakit Anda. Sebagai contoh, jika Anda sakit kepala, maka bacalah ayat: ‘alau sekiranya Kami menurunkan Al Qur'an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berpikir.' (al-Hasyr: 21)

Nabi saw membaca ta'awudz ratusan kali setiap hari. Beliau memohon kepada Allah untuk melindunginya dari berbagai hal buruk, termasuk penyakit. Kita juga sangat dianjurkan untuk membaca surat al-Falaq dan an-Nas setiap hari. Semoga Allah menjadikan al-Qur'an sebagai obat bagi kita dari setiap penyakit, lahir dan batin.

Pada tahun 1960, ilmuwan Swiss yang bernama Hans Jenny menemukan bahwa suara dapat memengaruhi berbagai Artikelal dan membentuk partikular-partikularnya, dan bahwa masing-masing sel tubuh itu memiliki suaranya sendiri, dapat terpengaruh oleh suara, dan menyusun ulang Artikelal di dalamnya. Pada tahun 1974, peneliti Fabien Maman dan Sternheimer mengumumkan penemuan mengejutkan.

Mereka menemukan bahwa setiap organ tubuh itu memiliki sistem vibrasinya sendiri, sesuai dengan hukum fisika. Beberapa tahun kemudian, Fabien dan Grimal serta peneliti lain mengungkapkan bahwa suara dapat memengaruhi sel-sel, khususnya sel kanker, dan bahwa suara-suara tertentu memiliki efek yang lebih kuat. Hal ajaib yang ditemukan dua peneliti itu adalah bahwa suara yang memiliki efek paling kuat pada sel-sel tubuh adalah suara manusia itu sendiri!

Bentuk molekul air berubah ketika dihadapkan pada suara. Jadi, suara itu berpengaruh sangat besar terhadap air yang kita minum. Apabila Anda membacakan al-Qur'an pada air, maka karakteristiknya akan berubah dan air itu akan mentransfer efek-efek al-Qur'an itu kepada setiap sel dalam tubuh, sehingga mengakibatkannya sembuh. Dalam gambar kita melihat molekul air yang didinginkan. Medan elektromagnetik di sekitar molekul ini berubah secara kontinu disebabkan efek suara.

Sekarang, mari kita jawab pertanyaan penting: apa yang terjadi pada sel-sel tubuh dan bagaimana suara itu bisa mengobati? Bagaimana suara ini berpengaruh pada sel-sel yang rusak dan mengembalikan keseimbangannya? Dengan kata lain, bagaimana mekanisme pengobatannya?

Para dokter selalu mencari jalan untuk menghancurkan beberapa virus. Apabila kita berbicara tentang mekanisme virus ini, apa yang membuatnya bergerak dan menemukan jalannya kepada sel? Siapa yang memberi virus itu informasi sehingga bisa menyerang sel dan berkembang biak di dalamnya? Apa yang menggerakkan sel-sel untuk menyerang virus agar menghancurkannya, sementara ia lemah terhadap virus lain?

Virus dan kuman juga bergetar dan sangat terpengaruh oleh vibrasi suara, khususnya suara bacaan al-Qur'an. Suara al-Qur'an dapat menghentikan mereka, dan pada waktu yang sama meningkatkan aktivitas sel-sel sehat dan membangkitkan program yang terkacaukan di dalamnya agar siap bertempur melawan virus dan kuman.

Bacaan al-Qur'an itu terdiri dari sekumpulan frekuensi yang sampai ke telinga, lalu bergerak ke sel-sel otak, dan memengaruhinya melalui medan elektronik, lalu frekuensi-frekuensi tersebut mengaktifkan sel-sel. Sel-sel akan merespon medan itu dan memodifikasi vibrasi-vibrasinya. Perubahan pada vibrasi inilah yang kita rasakan dan pahami sesudah mengalami dan mengulangi.

Ini merupakan sistem alamiah yang diberikan Allah pada sel-sel otak. Ini merupakan sistem keseimbangan yang natural. Inilah yang difirmankan Allah kepada kita di dalam al-Qur'an al-Karim, ‘Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.' (ar-Rum: 30)


sumber: https://www.facebook.com/pages/Yusuf-Mansur-Network/109056501839

Sabtu, 29 Maret 2014

( MUKJIZAT ) KEAJAIBAN DALAM AIR WUDHU


Rasulullah mengatakan bahwa pada hari kiamat nanti, beliau akan mengenali umatnya dari bekas wudhu di wajahnya, sehingga sangat mudah untuk di kenal. Jika di akhirat saja wajah orang-orang berwudhu putih cemerlang maka tentu di dunia pun wajah mereka bersinar. Allah akan menganugerahi kebahagiaan dan ketenangan pada wajah-wajah yang sering berwudhu.

Wudhu merupakan kekuatan pada diri kita. Betapa tidak, dengan berwudhu kita di cintai oleh Allah. Kita juga akan mendapatkan perlindungan dari Allah. Bukankah ini sebuah kekuatan yang Allah berikan melalui wudhu?. Rasulullah telah menyatakan bahwa wudhu memiliki kekuatan, beliau bersabda,” Senjata yang melindungi kamu dari musuh adalah wudhu.” Wudhu juga merupakan salah satu kekuatan untuk menyembuhkan penyakit.

Rahasia selanjutnya yang dikemukakan oleh Shaykh Hisham adalah gerakan tangan dalam wudhu sebagai sumber energy. Menurutnya, ketika kita membasuh tangan, gerakan tersebut mampu menghasilkan sebuah energy. Oleh karena itu, banyak agama atau ajaran lain yang mengikuti cara-cara berwuhdu umat Islam dalam ajarannya.

Benarlah Sabda Rasulullah yang mengatakan bahwa yang terbaik adalah mengerjakan amal kebaikan sedikit, tapi terus menerus. Suatu amalan akan menjadi bernilai di mata Allah jika kita melakukannya dengan konsisten, meskipun amalan tersebut sederhana. Seperti Bilal yang senantiasa menjaga wudhunya, hingga membuatnya mendapatkan tempat di surga.

“ Perhiasan kaum mukmin itu sebanyak wudhu yang pernah dilakukannya.” -Shahih Muslim.

Dari Abu Nu’am yang meriwayatkan hadits Anas dan memarfu’akannya, “ Jika salah seorang dari kalian demam, hendaklah ia menyiram tubuhnya dengan air dingin selama tiga hari pada waktu menjelang subuh.” Hikmah pengobatan dari air ini yang semakin meyakinkan kita untuk mulai membiasakan berwudhu.

Allah SWT pun menegaskan dalam firman-Nya, “ Dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup dari air”. (QS Al- Anbiya :30).

“ Jika seorang hamba muslim atau mukmin berwudhu, ketika ia membasuh wajahnya maka keluarlah dari wajahnya semua kesalahan yang ia lakukan oleh pandangannya bersama tetesan air atau bersama tetesan air terakhir. Jika mencuci kedua tangannya maka keluarlah dari tangannya semua kesalahan yang dilakukan oleh tangannya bersama tetesan air atau tetesan air terakhir. Jika ia mencuci kakinya maka akan keluarlah semua kesalahan yang dilangkahkan oleh kedua kakinya bersama tetesan air atau tetesan air terakhir. Sehingga ia keluar dalam keadaan bersih dari dosa.” (HR Muslim).


sumber: https://www.facebook.com/pages/Yusuf-Mansur-Network/109056501839