Tampilkan postingan dengan label artikel lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel lain. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 April 2014

JILBAB JADI KAMBING HITAM..


“Aku paling gak suka liat cewe pake jilbab bermesra mesran sama pacarnya”..
“Sama aku juga..mending gak usah pake jilbab aja sekalian”..
“Bener tuh...daripada pake jilbab tapi kelakuan kayak gitu”..

Sering sekali kita mendengar teman-teman kita mengucapkan kata-kata seperti itu..terutama mereka yang belum mengenakan jilbab...

Sungguh malang sekali nasib jilbab itu..yang salah orangnya..tapi jilbabnya pun ikut di hujat

Yang lebih miris lagi mereka mengatakan..“mending gak usah pake jilbab daripada kelakuan buruk”. ..
Sudah tidak memakai jilbab..plus kelakuan buruk kok dibilang mending..??
Itu artinya menurut mereka perbuatan tercela itu pantas untuk dilakukan asal tidak memakai jilbab...

Bukankah perbuatan tercela itu tetap dosa dilakukan oleh manusia siapapun dia.. tak peduli dia kaya..miskin..laki laki..perempuan..memakai jilbab ataupun tidak.. besarnya dosa yang mereka lakukan pun sama.. hukuman yang mereka terimapun juga sama...
Lantas bagaimana mereka bisa berkata seperti itu..??

Manusia tak ada yang sempurna..Begitupun semua perempuan yang memakai jilbab...mereka juga hanyalah manusia biasa tempat khilaf dan lupa...
Tak ada tuntutan jilbab itu hanya boleh dipakai oleh mereka yang telah sempurna akhlaknya...
Bukankah sudah jelas bahwa jilbab wajib dikenakan semua perempuan islam yang sudah baligh seperti wajibnya shalat..
tak perduli sifat seperti apa yang mereka miliki...Tapi sungguh masih ada saja sebagian orang yang menganggap memakai jilbab itu hanya sunah...

Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu..anak-anakmu yang perempuan dan isteri-isteri orang mu’min...“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka ”...yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk di kenal.. karena itu mereka tidak diganggu...Dan Allah adalah Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang (Al-Adzhab :59)..

Janganlah jilbabnya yang di hujat..tapi ingatkanlah mereka...
Nasehatilah mereka jika kalian tahu perbuatan yang mereka lakukan itu salah...
Dan tidak harus sempurna dulu atau harus memakai jilbab untuk bisa mengingatkan saudaramu yang salah...
Namun alangkah baiknya jika kalian berjilbab sehingga nasehatmu pun didengar oleh mereka...
Bukankah saling mengingatkan sesama saudara muslim itu mendapat pahala..??


sumber: https://www.facebook.com/khusus.muslimah

Selasa, 15 April 2014

Lakukanlah dengan Kebaikan Hati


Apa pun yang anda lakukan, lakukanlah dengan kebaikan hati.
Keberhasilan bukan semata-mata karena kekuatan otot dan ketajaman pikiran.
Anda perlu bertindak dengan kelembutan hati.
Sukses tidak selalu dibangun di atas upaya sendiri.

Di balik semua pencapaian, terselip pengorbanan orang lain.
Hanya bila anda melakukannya dengan kebaikan hati, siapa pun rela berkorban untuk keberhasilan anda.

Seorang bijak berujar: "Bila busur anda patah dan anak panah penghabisan telah dilontarkan, tetaplah membidik. Bidiklah dengan seluruh hatimu."

Semua tindakan anda bagaikan bumerang yang akan kembali pada anda.
Bila anda melempar dengan baik, ia akan kembali dalam tangkapan anda.
Namun, bila anda ceroboh melemparkannya, ia akan datang untuk melukai anda.
Renungkan bagaimana tindakan anda sekarang ini.
Lakukan segala semuanya dengan tulus dan penuh kasih.
Tiada yang lebih manis daripada memetik buah atas kebaikan yang anda lakukan.


sumber: https://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354

SEMUT dan REZEKI


Bismillah ... Suatu ketika, seekor semut tertangkap basah oleh Nabi Sulaiman tengah membawa dua ekor belalang. Ia melahap kedua ekor belalang dengan lahap.

Esok hari, Nabi Sulaiman memasukkan si semut tadi ke dalam sebuah kotak. Lalu Nabi Sulaiman memasukkan dua ekor belalang ke dalam kotak, sebagai bahan makanan si semut.

Namun Nabi Sulaiman kaget, karena si semut hanya memakan satu ekor belalang saja.

Nabi Sulaiman bertanya, "Hai semut, mengapa kemarin kamu menghabiskan 2 ekor belalang, sementara sekarang hanya menghabiskan 1 ekor saja."

Si semut menjawab, "Kemarin, sebelum engkau masukkan aku ke dalam kotak, aku bebas dan PERCAYA bahwa Allah PENJAMIN segala kebutuhan hidupku. Oleh karena itu, aku tak pernah khawatir menghabiskan kedua belalang, karena esok hari aku akan mendapatkan kembali. Sekarang setelah aku ada dalam kotak, aku tak yakin bahwa engkau akan menjamin hidupku. Maka aku habiskan hanya satu belalang saja, dan menyisakan 1 ekor lagi untuk esok hari."

Sahabat, nyaman berada dalam kotak apapun itu, adalah musibah. Apalagi mempercayai bahwa si kotak merupakan sumber rezeki.

Kita harus yakin, ketika berada di luar kotak, rezeki itu seluas bumi dan langit. Asalkan kita mau berikhtiar sekuat semut dan mau beramal jama'i sekokoh mereka. Karena tak ada rezeki yang didapat sendiri.


sumber: https://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354

Senin, 31 Maret 2014

Menuai Apa Yang Kita Tanam


• Jika kita menanam amanah, maka kita akan menuai kepercayaan...
• Jika kita menanam kebaikan, maka kita akan menuai persahabatan...
• Jika kita menanam tawadhu' (kerendahan hati), maka kita akan menuai penghormatan...
• Jika kita menanam rasa hormat, maka kita akan menuai kemuliaan...
• Jika kita menanam kesungguhan, maka kita akan menuai kesuksesan...
• Jika kita menanam keimanan, maka kita akan menuai ketenangan...
• Jika kita menanam kebohongan, maka kita akan menuai bencana...

Sebab itu...

Maka berhati-hatilah...!!!
Apa yang kita tanam hari ini, pasti di suatu saat nanti kita akan menuainya sendiri....


sumber: https://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354

Kelebihan Hati Seorang Wanita


“Sesibuk apapun seorang WANITA, dia tak akan pernah lupa memikirkan orang yang dia SAYANGI..”

maka Ketika LELAKI sudah memiliki kasih sayang seorang WANITA:
Jagalah hatinya.
Jagalah ketulusan kasih sayangnya.
Jagalah perasaannya.
Jagalah bahagianya.
muliakanlah hidupnya.
Dan berusahalah untuk tidak sekali-kali menyia-nyiakan cinta dan keberadaannya.

Buatlah hidupnya merasa lebih berarti ketika bersamamu.
Karena itulah yang akan membuatnya
bahagia dan merasa tenteram hatinya.

sumber: https://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354

RENUNGAN SELAMA 17 TAHUN TINGGAL DIKUBURAN


Pernahkah Anda mendengar kisah ini?
Kisah seorang pemuda yang hidup selama 17 tahun dalam kuburan?

Anda mungkin mengira bahwa ia tinggal di daerah dekat kuburan.
Tidak! Dia tidak tinggal di daerah dekat kuburan, tapi ia tinggal di dalam kuburan itu sendiri.

Bagaimana kisahnya?
Anda mungkin tidak akan mempercayai kisah ini, karena pemuda ini lahir dari keluarga berada.
Ayah dan Ibunya orang yang terpandang dan memiliki kekayaan yang berlimpah.

Dalam pandangan masyarakat sekitar, kedua orang tua ini adalah orang tua yang sempurna,
namun orang hanya bisa menilai apa yang tampak.
Orang-orang tidak tahu bahwa kedua orang tua terpandang inilah yang memasukkan anaknya ke dalam kuburan dan menjalani hidup selama 17 tahun di dalam kuburan!

Setiap hari, sang anak makan, minum dan tidur di dalam kuburan, yang penuh kegelapan.
Sang Anak juga hanya bisa menjalani apa yang diberikan kedua orang tuanya, tanpa perlawanan.

Menjelang ulang tahun pemuda itu yang ke-17,
orang tuanya berjanji akan mengabulkan apa pun permintaan si pemuda sebagai hadiah ulang tahunnya.

Sang pemuda berpikir, inilah saatnya dia akan mengajukan permintaannya,
ia tidak ingin lagi tinggal di kuburan, tapi apakah orang tuanya benar-benar akan mengabulkan permintaannya?

Hari itu pun tiba. Sang pemuda berulang tahun yang ke-17.
Kedua orang tuanya datang menghampiri dan menanyakan hadiah apa yang ia inginkan.
Sang pemuda menjawab, “Ayah, Ibu… saya tidak meminta banyak, saya hanya minta satu hal..”
sang ibu menjawab:
“Apa, Nak? katakanlah, Ayah dan Ibu pasti akan mengabulkan permintaanmu.”

Anak: “Ayah dan Ibu berjanji?”

“Tentu, Nak. Ayah dan Ibu berjanji akan memenuhi permintaanmu, selama kami mampu.”

Anak: “Ayah… Ibu… saya tidak ingin tinggal lagi di kuburan.”

“Apa? Apa maksud permintaanmu itu, Nak?”

Anak: “Ayah sudah berjanji akan mengabulkan permintaanku,
dan hanya itu permohonanku, Yah.”

“Iya, Nak. Ayah sudah berjanji… tapi… tapi… Ayah tidak mengerti, Nak.”

Anak: “Ayah, sudah 17 tahun saya tinggal di sini, tapi tidak seharipun saya mendengar Ayah atau Ibu membaca Al-Qur'an.
Sedangkan Rasulullah pernah mengatakan
bahwa rumah yang tidak pernah dibacakan Al-Qur'an di dalamnya adalah seperti kuburan.
Saya tidak ingin tinggal lagi di kuburan, Yah..”

Ayah dan Ibu sang pemuda terdiam.

Anak: “Ayah dan Ibu bahkan tidak pernah mengajariku bagaimana membaca Al-Qur'an.
Memang rumah ini mewah, besar dan orang-orang melihatnya sebagai istana.
Tapi mereka tidak tahu, bahwa di mata Rasulullah, rumah ini seperti kuburan.
Jika Ayah dan Ibu mau menepati janji mengabulkan permintaanku, tolong Yah...
Aku tidak ingin lagi tinggal di kuburan.
Ajarilah aku membaca Al-Qur'an, agar rumah ini bercahaya dengan cahaya Al-Qur'an..”

Renungan di manakah kalian selama ini makan, minum, tidur dan menetap? di rumahkah? di kos kah? di kontrakan kah? atau kah di kuburan?

karena Rasulullah mengibaratkan rumah yang tidak pernah dibacakan Al-Qur'an di dalamnya, seperti kuburan...
Jadi, di manakah sebenarnya kalian tinggal saat ini?

Jika menurut kalian, artikel ini bermanfaat.
Silakan di-share untuk teman Anda, sahabat Anda, keluarga Anda, atau bahkan orang yang tidak Anda kenal sekalipun.

Jika mereka tergerak hatinya untuk menghidupkan Al-Qur'an ditempat tinggalnya setelah membaca artikel yang Anda share, maka semoga Anda juga mendapatkan balasan pahala yang berlimpah dari Allah Subhanahu Wa Taala.

Aamiin Ya Rabbal Alamiin..


sumber: https://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354

Saat Lamaran Ditolak



Ada seorang Lelaki melamar seorang Wanita yang sangat ia cintai. Namun ternyata sang Lelaki ditolak oleh sang wanita. Akan tetapi, saat itu sang Lelaki tidak menampakkan wajah kesedihan.

Sahabat Lelaki itu yang melihatnya heran dan bertanya; ...Mengapa kamu tidak bersedih !? Bukankah engkau mencintainya dan ingin menjadikannya istri kamu !?

Lelaki itu menjawab; ...Sungguh ini bukan kegagalan, bukan juga kesedihan. Ini petunjuk dan juga karunia Allah Ta`ala. Karena Dia Maha Pemberi Petunjuk jika kita bisa menafsirkannya dengan benar... (jawabnya singkat)

...Aku baru saja kehilangan orang yang tidak mencintaiku, Seharusnya wanita itu yang bersedih karena ia baru saja kehilangan orang yang mencintainya... (sambung Lelaki itu dengan nada Mantap)

Hikmah:
Tuh kan, jadi yang cintanya di tolak tidak usah sedih, apalagi sampai pake acara galau segala.

Kenapa !?
Karena Allah Ta`ala Maha Tahu mana yang terbaik buat hambanya.


sumber: https://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354

Sabtu, 29 Maret 2014

Andai Lelaki Tahu


Andai lelaki tahu...
Apabila seorang perempuan jatuh cinta
Lelaki itu tidak semestinya punya segalanya ;
Tetapi lelaki itu adalah segalanya di hatinya

Andai lelaki tahu...
Apabila seorang perempuan itu mengalirkan air mata
Itu bukan bermakna dia lemah ;
Tetapi dia sedang mencari kekuatan untuk terus tabah mencintai
lelaki itu

Andai lelaki tahu...
Apabila seorang perempuan marah
Memang dia tidak mampu mengawal perasaannya ;
Tetapi percayalah, itu maknanya dia sangat mengambil berat dan
menyayangi lelaki itu
Lihat saja pasangan yang baru bercinta
Mereka jarang bertengkar, Akan tetapi percayalah ...
Semakin bertambah sayang mereka pada seseorang
Maka akan semakin banyak pula sesuatu yang terjadi

Andai lelaki tahu...
Apabila perempuan cerewet
Dia tidak pernah bermaksud untuk membuat anda risih ;
Tetapi dia mahu lelaki mengenalinya dengan lebih dekat

Andai lelaki tahu...
Apabila perempuan berkata dia mau kamu berubah,
itu bukan bermakna dia tidak mahu menerima kamu apa adanya ;
Tetapi dia mau menjadikan anda lebih baik
Bukan untuk dirinya tetapi untuk masa depan anda

Andai lelaki tahu...
Apabila perempuan cemburu dan tidak percaya kamu
Bukan bermakna dia tidak sayang ;
Tetapi dia terlalu menyayangi kamu dan masih mengangap kamu
anak kecil yang masih memerlukan sepenuh perhatian
Terkadang dia terlalu risau sekiranya terlalu percaya
Kamu akan mengkhianati kepercayaan yang diberi
Naluri keibuannya sangat kuat
Dia hanya mengharapkan yang terbaik untuk kamu


sumber: Sebelum Engkau Halal Bagiku

Rabu, 12 Maret 2014

Setiap Ikhwah Punya Passion Dalam Dakwah

Dikutip dari Fanspage Kartun Muslimah.

Aku tidak iri pada mereka dengan kendaraan mewah, namun aku iri terhadap mereka yang kakinya tak pernah lelah melangkah untuk dakwah.

Aku tidak iri dengan mereka yang berbalut pakaian mewah, namun aku iri terhadap mereka yang benar-benar menyempurnakan menutup aurat dan terus istiqomah.

Aku tak iri dengan mereka yang berbibir merah merekah, namun aku iri terhadap mereka yang bibir dan hatinya tak lepas dari dzikrullah.

Aku tak iri pada mereka yang berumah megah, namun aku iri terhadap mereka yang sederhana dan qonaah.

Aku tidak iri terhadap mereka yang kemolekan tubuhnya terpampang di halaman majalah, namun aku iri terhadap mereka yang berusaha menjaga diri dari fitnah.

Ya harusnya rasa iri atau ghibtah ini menjadi penyemangat diri untuk semakin kuat melangkah.

Melangkah dalam menggapai ridha Allah bukan ikhwah.

Saudaraku marilah bersama-sama berjuang dalam istiqomah. Setiap ikhwah punya passion dalam berdakwah. Bismillah, in syaa Allah. Hamasah

Jumat, 07 Februari 2014

Tazkiroh Pagi


Kisah singkat Tokoh-tokoh Islam menjelang kematiannya

Harun ar-Rasyid
Diceritakan bahwa Harun ar-Rasyid memilih kain kafan menjelang kematiaannya. Dia menatap kain-kain itu seraya melantunkan ayat "Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku. Telah hilang kekuasaanku daru padaku"[Q.s Al Haqqah:28]

Al Ma'mun
Al-Ma'mun menebarkan pasir dilantai lalu berbaring dia atasnya, dia berdoa, "Wahai yang kerajaan-Nya tidak pernah lenyap, kasihanilah orang yang kerjaannya telah lenyap"

Al-Mu'atshim
Menjelang kematiannya al-Mu'tashim mengatakan, "Seandainya aku tahu usiaku sependek ini, tentulah aku tidak mau melakukan (keburukan)!"

Salman al Farisi r.a:
Salman r.a menangis menjelang wafatnya. Dia pun ditanya "Apa yang membuatmu menangis?"

Dia menjawab "Aku tidak menangis karena sedih meninggalkan dunia, melainkan Rasulullah SAW dulu berpesan kepada kami hendaknya persediaan kami untuk menyambungkan hidup seperti bekal pengendara"

Sesudah wafat, semua peninggalannya Salman diperlihatkan ternyata, nilai totalnya hanya beberapa belas dirham atau dua puluhan dirham atau tiga puluhan dirham [H.R Ahmad]

Bilal ibn Rabah r.a:
Ketika Biala r.a sedang sekarat menjelang wafatnya, istrinya berkata lirih, "Alangkah sedihnya aku".

Bilal r.a menukas, "Alangkah bahagianya aku. Esok aku akan bertemu dengan para kekasih ;Muhammad dan golongannya."

Imam Syafi'i:
Al Muzni menjenguk Imam Syafi'i yang sedang sakit menjelang wafatnya. Dia bertanya kepada "Bagaimana keadaan keadaanmu, wahai Abu Abdillah?"

Imam Syafi'i menjawab, "Keadaanki seperti orang yang sedang berangkat meninggalkan dunia, berpisah dengan kawan-kawan, menjumpai keburukan amalku, meminum gelas kematian dan kembali kepada Allah SWT., sementara aku tidak bisa mengucapkan selamat kepadanya, ataukah menuju neraka sehingga aku bisa mengucapkan belasungkawa kepadanya."

Lantas dia bersenandung,

Ketika hatiku menderita dan jalannya sempit
Kujadikan harapanku pada Mu sebagai anak tangga
      Dosaku amatlah besar dibandingkan ampunan-Mu
      Oh Tuhanku, ternyata jauh lebih besar ampunan-Mu
Engkau memiliki ampunan atas dosa-dosa
Senantiasa Engkau Pemurah dan maafkan banyak hingga tak bersisa
       Andai bukan karena Mu, ahli ibadah tak ditipu iblis
       Bukanlah makhluk Mu itu perdayai Adam dengan sadis?

[Syaikh Majdi Muhammaf asy-Syahawi dalam buku Sakaratal al Maut, Wa'izhah al-Maut Wa syada Iduhu]

Betapa mulianya akhlaq para sahabat sampai menjelang kematiannya, marilah kita belajar lagi bagaimana mereka dalam menjalani kehidupan mereka sehingga kita memiliki pemahaman kematian yang sebaik sahabat.

Wallahu'alam.

Cooming soon.
USC [UNJ Sirah Community]
"Dari Sejarah menjadi Hikmah"

Selasa, 21 Januari 2014

Bahaya Penyemprot Anti Serangga

Sekilas info...
Smoga ini tidak terjadi kepada siapa pun, ini bisa menjadi kesalahan umum dalam rumah tangga.

Ini kecelakaan mengejutkan terjadi..,
Seorang ibu rumah tangga tewas akibat luka bakar berkelanjutan di dapur. Suaminya juga dirawat di rumah sakit, cedera karena terbakar
saat mencoba menyelamatkan istrinya.

Bagaimana hal itu bisa terjadi: Kompor gas menyala dan sedang memasak. Istri mengamati kecoa di dekat cuci piring dan mengambil pembunuh serangga lalu disemprot
dekat kompor gas. Ada ledakan dan dalam waktu singkat wanita malang itu terbakar dalam api, mengalami luka bakar 65%. Suaminya bergegas masuk, mencoba untuk memadamkan api sdg menjilati tubuh istrinya.

Suami masih di bangsal rumah sakit, karena luka bakar, dan masih tidak mengetahui bahwa istrinya sdh dinyatakan meninggal pada saat itu jg.

Mari kita pahami :
Semua semprotan pembunuh serangga memiliki pelarut yang sangat mudah menguap dan sangat mudah terbakar. Partikel Nano semprot spt kabut menyebar dengan sangat cepat dgn satu percikan sj sudah cukup untuk menyalakan api. Campuran eksplosif dengan oksigen hadir di udara. Karna di negara kita sering terjadi mati listrik juga... Jgn sekali kali menyemprot obat nyamuk spray di dekat lilin yg menyala

Mohon Jangan simpan saja info ini.
Silakan berbagi ... siapa tahu Anda dapat menyelamatkan orang lain yg blm mengetahui akan hal ini.

Semoga bermanfaat.
Copas from WA : dr.S.Chandra,SpRM

Senin, 20 Januari 2014

Tarbiyah Dalam Satu juz Setiap Hari

��������������������
Sharing Pagi

Kutipan nasehat
Ust. Abdul Azis Abdur Rauf, alhafidz.

"Tarbiyah dalam Satu Juz Setiap Hari"

Jika hari ini kita belum bisa beribadah dengan satu juz, kita tidak boleh putus asa, karena proses tarbiyah memang panjang.

Namun dibalik panjangnya, sesungguhnya kita juga dapat menyingkat dgn kesungguhan dan kerja keras. Kita harus sadar, dan mengatakan pada diri kita, "Sampai kapan saya tidak bisa ?" "Sampai kapan saya belum merasakan pentingnya ?"

"Dan sampai kapan saya tidak merasakan suatu kerugian besar jika hari ini tidak beribadah satu juz? "

Inilah nuansa tarbiyah yang harus kita bangun dalam diri kita, bukan nuansa pemakluman yang tiada batas.

Ingatlah bahwa tarbiyah bermakna upaya memproses diri menuju lebih baik, dan kebaikan itu ada dalam ibadah satu juz tiap hari.

Jika kita menyerah dengan kondisi kita, berarti kita sudah menghentikan proses tarbiyah dalam diri kita.

Krena itu mutarabbi (org yg trus brusaha mmperbaiki diri) yg sejati adlh mreka yg tdk prnah mnyerah dgn kondisi yg blm mmuaskan hari ini.

Jgn brlindung dari ksibukan, anak, pkerjaan, bisnis, bnyak acara dsb.Krena sjatinya smua ksibukan kta tdk akn prnah trhenti kcuali kta mati.

Lalu, apa jdinya jika smpai mati pun kita blm melakukan ibadah ini, karena halangan & kesibukan yang memang tidak akan pernah terhenti.

��������������������

Kamis, 16 Januari 2014

Belajar Dari Korek Api

Belajar dari Korek Api...!

��Satu pohon dapat membuat jutaan batang korek api. .

Tapi satu batang korek api dapat membakar jutaan pohon.. .

Jadi... Satu pikiran negatif dapat membakar semua pikiran positif.

��Korek api mempunyai kepala, tetapi tidak mempunyai otak. .
oleh karena itu setiap kali ada gesekan kecil, sang korek api langsung terbakar.

Kita mempunyai kepala, dan juga otak, jadi kita tidak perlu terbakar amarah hanya karena gesekan kecil.

Ketika burung hidup, ia makan semut.
��Ketika burung mati, semut makan burung.

⛅Waktu terus berputar sepanjang zaman. Siklus kehidupan terus berlanjut.

Jangan merendahkan siapapun dalam hidup, bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapa diri kita.

�� Kita mungkin berkuasa tapi WAKTU lebih berkuasa daripada kita.

��Waktu kita sedang jaya, kita merasa banyak teman di sekeliling kita.

Waktu kita sakit, kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi HARTA. .

 Ketika kita tua, kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.

 Dan, setelah di ambang ajal, kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.

��Hidup tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama-sama membuat HIDUP LEBIH BERHARGA.

��Saling menghargai, Saling membantu dan memberi, juga saling mendukung. .

Jadilah teman perjalanan hidup yg tanpa pamrih dan syarat.

 Believe in "Cause and Effect"
Apa yang ditabur, itulah yang akan kita tuai.

Do the best. .
be the best. . 
and for the best. . 

Rabu, 15 Januari 2014

Menggapai Cita, Menghapus Lara




Ketika yang diharapkan tak sesuai dengan harapan
Ketika yang di cita-citakan tak dapat tercapai
Ketika rasa sedih tak dapat terbendungkan
Ketika galau telah memenuhi lubuk hati yang terdalam
Tetap semangat, Allah selalu bersama kita
Bangkit dan move on dari keterpurukan
Katakan “Aku pasti bisa, menggapai cita, menghapus lara”

Galau? Sudah tak asing lagi kita mendengar kata-kata itu. Bahkan anak balita pun sudah mengenal kata-kata yang tak asing itu. Sering kali kita mengartikan kata galau itu sebagai ungkapan sedih karena diputusin pacar, diberi harapan palsu oleh gebetan, atau bahkan galau karena tak memiliki pendamping.

Sebenarnya penting atau gak sih galau itu? Sebenarnya jika kita menempatkan kegalauan itu untuk hal-hal yang benar dan bermanfaat, maka galau itu penting, bahkan sangat penting. Misalnya, galau ketika merasa diri ini sudah jauh pada Sang Latif atau galau ketika cita-cita yang kita inginkan tak kunjung tercapai. Lalu, kalau galau diputusin pacar? Itu sih gak penting banget.

Habis galau terbitlah move on. Move on dalam bahasa gaul sering diartikan cari pacar baru atau cari gebetan baru setelah putus dengan mantan. Padahal frasa move on jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, artinya ‘bergerak maju’. Maka yang seharusya kita lakukan adalah bergerak maju menjadi yang lebih baik dan bukan untuk bergerak mundur ke lubang yang sama (keburukan). Jadi, move on itu langkah yang sangat tepat setelah galau. Tentunya untuk hal-hal yang membuat kita semakin dekat dengan Allah.

Ayo bangkit dari keterpurukan! Jangan berlarut-larut terjebak dalam kegalauan! “Yang baik menurut kita belum tentu yang terbaik menurut Allah, tetapi yang baik menurut Allah sudah pasti yang terbaik bagi kita”.Tetaplah semangat dan terus bergerak maju untuk menggapai cita-cita yang kita inginkan.

Nur Laila Syahrurahmah

Minggu, 05 Januari 2014

Kesuksesan

sharing from a friend. good one. "if :
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

is equal to ;
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

then

H+A+R+D+W+O+R+K ;
8+1+18+4+23+15+18+11 = 98%

K+N+O+W+L+E+D+G+E ;
11+14+15+23+12+5+4+7+5 = 96%

L+O+V+E;
12+15+22+5 = 54%

L+U+C+K ;
12+21+3+11 = 47%

None of them makes 100%.
Then what makes 100% ???

is it Money? NO !!!

M+O+N+E+Y = 13+15+14+5+25 = 72%

Leadership ? NO !!!

L+E+A+D+E+R+S+H+I+P ;                         12+5+1+4+5+18+19+8+9+16 = 97%

every problem has a solution,
only if we change our "ATTITUDE"

A+T+T+I+T+U+D+E ;
1+20+20+9+20+21+4+5 = 100%

it is therefore OUR ATTITUDE towards Life and Work that makes                        OUR Life 100% successfull ..

Kamis, 19 Desember 2013

Pengakuan Iblis

Pengakuan Iblis kepada Rasulullah saw. Iblis Terpaksa Bertamu Kepada Rasulullah SAW. Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah : “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.” Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?” Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.” Beliau melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.” Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah.” Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu lebih tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakana dan dengarkan dengan baik.” Ibnu Abbas Ra. Berkata: “pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi. Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin..” Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT., sebagai makhluk terlaknat, apa keperluanmu?” Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.” “Siapa yang memaksamu?” Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata: “Allah SWT. Memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri. Beritahu Muhammad tntang caramu dalam menggoda manusia, jawablah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.” “Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan di caci maki oleh musuhku. Tidak ada sesuatupun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.” Orang yang Paling Dibenci Iblis Rasulullah SAW. Lalu bertanya kepada Iblis : “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?” Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu da orang sepertimu adalah makhluk Allah yang paling ku benci.” “Siapa selanjutnya ?” “Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.” “Lalu siapa lagi?” “Orang Aliim dan wara’(Loyal).” “Lalu siapa lagi?” “Orang yang selalu bersuci.” “Siapa lagi?” “Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain.” “Apa tanda kesabarannya?” “Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang-orang yang sabar.” “Selanjutnya apa?” “Orang kaya yang bersyukur.” “Apa tanda kesyukurannya?” “Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.” “Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?” “Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.” “Umar bin Khattab?” “Demi Allah, setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.” “Usman bin Affan ?” “Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.” “Ali bin Abi Thalib?” “Aku berharap darinya agar kepalaku selamat dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya, tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selalu berdzikir terhadap Allah SWT.) Amalan yang Dapat Menyakiti Iblis “Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak sholat?” “Aku merasa panas dingin dan gemetar.” “Kenapa?” “Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah akan mengangkatnya satu derajat.” “Jika seorang umatku berpuasa?” “Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.” “Jika ia berhaji?” “Aku seperti orang gila.” “Jika ia membaca Al Qur’an?” “Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.” “Jika ia bersedekah?” “Itu sama saja orang tersebut membelahku dengan gergaji.” “Mengapa bisa begitu?” “Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.” “Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?” “Suara kuda perang di jalan Allah” “Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?” “Taubat orang yang bertaubat” “Apa yang dapat membakar hatimu?” “Istighfar di waktu siang dan malam.” “Apa yang dapat mencoreng wajahmu?” “Sedekah diam-diam.” “Apa yang dapat menusuk matamu?” “Shalat fajar” “Apa yang dapat memukul kepalamu?” “Shalat berjamaah” “Apa yang paling mengganggumu?” “Majelis para Ulama” “Bagaimana cara makanmu?” “Dengan tangan kiri dan jariku.” “Dimanakah kau menaungi anak-anakmu di musim panas?” “Di bawah kuku manusia.” Manusia Yang Menjadi Teman Iblis Nabi lalu bertanya: “ Siapa temanmu wahai Iblis?” “Pemakan riba” “Siapa sahabatmu?” “Pezina” “Siapa teman tidurmu?” “Pemabuk” “Siapa tamu mu?” “Pencuri” “Siapa utusanmu?” “Tukang sihir” “Apa yang membuatmu gembira?” “Bersumpah dengan cerai” “Siapa kekasihmu?” “Orang yang meninggalkan sholat Jum’at.” “Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?” “Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.” Iblis Tidak Berdaya di hadapan Orang yang Ikhlas Rasulullah SAW. Lalu bersabda : “Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.” Iblis segera menimpali : “Tidak, tidak.. tak aka nada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberiku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.” “Siapa orang yang ikhlas menurutmu?” “Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barangsiapa yang menyukai emas dan perak, ia bukanlah orang yang ikhlas.” “Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjungan, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya.” “Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.” Iblis Dibantu oleh 70.000 anak-anaknya “Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak mempunyai 70.000 syaithan. Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk mengganggu anak-anak muda, sebagian untuk mengganggu orang-orang tua, sebagian anak-anakku aku tugaskan kepada Zahid. Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada sholat berjamaah. Tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah. Aku punya anak yang suka menabur sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus. Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus. Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.” Syaithan juga berkata: “Keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan menghiasi kukunya. “Mereka, anak-anakku selalu menyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka. Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak menyadarinya. Tahukah kamu Muhammad, bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.” Cara Iblis Menggoda “Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?” “Akulah makhluk pertama yang berdusta.” “Pendusta adalah sahabatku. Barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.” “Tahukah kau Muhammad?” “Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar-benar menasehatinya.” “Sumpah dusta adalah kegemaranku” “Ghibah (gossip) dan Namimah (adu domba) kesenanganku.” “Kesaksian palsu kegembiraanku.” “Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barangsiapa membiasakan dengan kata-kata cerai, istrinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga kiamat, jadi semua anak-anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kata, CERAI.” “Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia menundanya hingga ia melaksanakan shalat diluar waktu, maka shalat itu di pukulkannya ke muka nya.” “Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun, aku bisikkan ke telinganya “lihat kiri dan kananmu”, ia pun menoleh. Pada saat itu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakana “shalatmu tidak sah”” “Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul. “ “Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas, ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras.” “Jika ia berhasil mengalahkanku, dan shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.” “Kamu tahu bahwa melakukan hal itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah kedelai.” “Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaithan akan masuk kedalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia. Dan ia pun taat padaku.” “Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. Aku katakan padanya: “ Kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupanda sehat. Orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu berubahbaru kau shalat.”” “Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.” “Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.” “Wahai Muhammad, apakah kau bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari Islam?” 10 Hal Permintaan Iblis kepada Allah SWT. “Berapa hal yang kau pinta dari Tuhanmu?” “10 macam.” “Apa saja?” ”Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan.” Allah berfirman, “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak, dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.”(QS. Al Isra:64) “Harta yang tidak di zakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak di bacakan nama Allah. Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka syaithan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan. Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku. Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku. Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku. Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku. Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang-orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.” Allah berfirman, “Orang-orang boros adalah saudara-saudara syaithan.” (QS. Al Isra:27) “Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku. Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, “Silahkan”, dan aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.” Iblis berkata, “Wahai Muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya membisikkan dan menggoda. Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa satu orangpun!! Sebaimana dirimu, Muhammad, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafirpun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara. Orang yang bahagia adalah orang yang telah di tulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah di tulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.” Rasulullah SAW. Lalu membacakan ayat: “Mereka terus berselisih kecuali orang-orang yang di rahmati oleh Allah SWT.” (QS. Hud:118-119) Juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku”(QS. Al Ahzab:38) Iblis lalu berkata: “Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah di tentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surge, dan telah menjadikan aku pemimpin makhluk-makhluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tak berbohong. “