Tampilkan postingan dengan label masjid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masjid. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Juli 2014

KEGELAPAN SHUBUH DAN MASJID TAK BERLAMPU


Masjid tak berlampu tapi jamaah shubuh ini tetap penuh berpadu, banyak kasus masjid yang udah berlampu tapi jadi tragedi, kenapa ? karena jamaah shubuhnya sampai keluar-luar, alias kebanyakan diluar semua. Kadang dimasjid cuma imam sama makmum saja alias dua orang, bahkan yang lebih parah ada juga masjid jamaah shubuhnya yang azan dia, yang qomat dia, yang jadi imam dia, makmum malah gak ada, kemana ?. Padahal gak ada berita orang hilang.

Shubuh yang mahal, dalam hadist riwayat Muslim nilai sholat shubuh berjamaah bagaikan shalat malam semalam penuh, luar biasa.

Emang barang mahal lebih berat cobaannya, jarang yang bisa nembus waktu-waktu VIP disepertiga malam dan shubuh berjamaah.

Kecuali butuh perjuangan dan pengorbanan ekstra, terlebih dalam ibadah kudu bareng tuh keikhlasan, walau pengkondisian perlu sekedar pembiasaan, tapi inti puncaknya bahwa ikhlas adalah mengejar keridhoan Allah SWT.

Yang nyadar siapa Allah, dan kebukti cintanya maka ia bakal lebih ngejar Allah, istiqomah berjamaah shubuh dimasjid, baik saat terkondisi dalam pondok pesantren maupun sedang dalam kesendirian.

Ikhlas yg jadi bikin orang istiqomah, karena ia hanya melihat Allah saja dalam niat, maka dalam jamaah shubuh ditengah udara dingin, gelap gulita tak berlampu, mereka yang ikhlas tak bergeming dan langgeng dalam waktu lama, hari-hari berlalu membekas indah karena telah terisi dengan shalat shubuh berjamaah dimasjid-masjid.

Hati yang berlampu, bisa melihat dalam gelap, karena baginya shalat shubuh bernilai tinggi walau digoda ngantuk, gelap malam, dan bercuaca dingin.


sumber: https://www.facebook.com/pages/Yusuf-Mansur-Network/109056501839

AFDHALNYA SHALAT TARAWIH DIMASJID


Al Lajnah ad Daimah didalam fatwanya tentang “Shalat Tarawih di Rumah” menyebutkan bahwa tidak mengapa mengerjakan shalat tarawih di rumah dikarenakan ia adalah sunnah akan tetapi melaksanakan shalat itu bersama imam di masjid adalah lebih utama demi mengikuti Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kepada para sahabatnya ketika beliau shalat tarawih bersama mereka di sebagian malam hingga sepertiga malam. Dan sebagian dari mereka mengatakan kepadanya,”’Seandainya engkau jadikan sisa malam ini untuk kami melakukan shalat nafilah.’ Beliau bersabda: ‘Barangsiapa yang shalat bersama imam, hingga selesai diberikan baginya pahala shalat satu malam.” (HR. Ahmad dan para pemilik as Sunan dengan sanad hasan dari hadits Abu Dzar).—(al Lajnah ad Daimah li al Buhuts al Ilmiyah wa al Ifta No. 7617)

Dan mereka berkata,”Apabila terdapat kendala untuk berjamah maka shalatlah sendirian berdasarkan keumuman sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam : "Barangsiapa yang menunaikan shalat pada malam bulan Ramadlan (shalat tarawih) dengan penuh keimanan dan mengharap (pahala dari Allah), maka dosa-dosanya yang lalu akan diampuni." (al Mausu’ah al Fiqhiyah juz II hal 9641 – 9642)

Sedangkan Abu Hanifah mengatakan bahwa yang paling benar shalat tarawih berjamaah adalah sunnah kifayah, seandainya seluruh kaum muslimin meninggalkannya maka mereka berdosa. Adapun jika seseorang dari kaum muslimin meninggalkannya (berjamaah) dan orang itu shalat di rumahnya maka sesungguhnya dia telah meninggalkan suatu keutamaan. Dan jika dia shalat di rumah dengan berjamaah maka dia tidak mendapatkan keutamaan di masjid.

Disyariatkannya shalat tarawih berjamaah didasari pada apa yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari Aisyah Ummul Mu’minin berkata: "Pada suatu malam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaksanakan shalat di masjid, maka orang-orang mengikuti shalat Beliau. Pada malam berikutnya Beliau kembali melaksanakan shalat di masjid dan orang-orang yang mengikuti bertambah banyak. Pada malam ketiga atau keempat, orang-orang banyak sudah berkumpul namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak keluar untuk shalat bersama mereka. Ketika pagi harinya, Beliau bersabda: "Sungguh aku mengetahui apa yang kalian lakukan tadi malam dan tidak ada yang menghalangi aku untuk keluar shalat bersama kalian. Hanya saja aku khawatir nanti diwajibkan atas kalian". Kejadian ini di bulan Ramadhan.

Dengan demikian shalat tarawih berjamaah di masjid lebih afdhal daripada shalat di rumah, sebagaimana pendapat kebanyakan ulama dikarenakan hal itu menghidupkan sunnah serta banyaknya pahala yang akan didapatnya disamping pahala berjamaahnya itu sendiri.


sumber: https://www.facebook.com/pages/Yusuf-Mansur-Network/109056501839

Selasa, 15 April 2014

( MASJID ) SARANA IBADAH DAN DAKWAH UNTUK MEMBANGUN HATI YANG BERTAQWA


Dari Anas ra bahwa Rasulullah SAW bersabda :

سنن أبي داوود ٣٧٩: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْخُزَاعِيُّ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَنَسٍ وَقَتَادَةُ عَنْ أَنَسٍ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَتَبَاهَى النَّاسُ فِي الْمَسَاجِدِ

Sunan Abu Daud meriwayatkan , Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah Al Khuza’i telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dari Ayyub dari Abu Qilabah dari Anas dan Qatadah dari Anas bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak akan tiba Hari Kiamat sampai manusia bermegah-megahan dalam membangun Masjid.”

Berkaitan dengan hadis di atas dan untuk menguatkannya, Ibnu Abbas ra berkata, “ Sungguh, umat ini akan menghiasi masjid masjid sebagaimana orang orang Yahudi dan Nasrani menghiasi tempat tempat ibadah dan gereja gereja mereka.

Orang yang memerhatikan –masa sekarang- seluruh penjuru dunia Islam dan alat alat transportasi, akan melihat mereka berbangga bangga seperti ini, menghiasi masjid, dan sombong dalam mendirikan masjid.

Manusia membaca hadis ini dan mengetahuinya bahwa menghiasi masjid termasuk salah satu tanda kiamat. Namun, mereka tetap melakukannya, seolah olah mereka digiring untuk melaksanakan ketaatan dan pembenaran terhadap hadis Rasulullah SAW.

Ibnu Abbas menambahkan, dalam kitab Jami Ash Shaghir karangan As Suyuthi, disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “ Jika kalian mempercantik masjid masjid kalian dan menghiasi mushaf mushaf kalian, kehancuranlah atas kalian.”

Hal itu disebabkan Allah SWT melihat orang orang yang memakmurkan Masjid dengan hati dan iman mereka. Allah SWT menghendaki para hambaNya berhias dengan iman dan mempercantik diri dengan takwa, Itulah yang asli.

Jika masjid masjid telah dihiasi, yang tersisa hanyalah dinding dinding dan perhiasannya. Padahal, semua itu akan musnah ketika terjadi kiamat nanti, sedangkan hati dan iman tidak. Akan tetapi, semua ini memang sudah ketetapan Allah SWT. Keprihatinan kini banyak masjid megah namun diisi sedikit jamaah yang shalat.

Sejatinya kabar dari Rosulullah SAW ini menjadi bahan koreksi bersama bagi kita semua sebagai hamba Allah, untuk lebih memprioritaskan dalam membangun keimanan dan ketaqwaan, selain sisi membangun prasarana ibadah.

Belajar bagaimana memakmurkan masjid, merangkul segala kalangan umat Islam tanpa memandang status sosial untuk dijadikan sebuah komunitas dalam rangka memakmurkan masjid. Nurani yang menuju Allah hanya milik mereka yang bertaqwa dan semoga Allah memberikan hati yang bertaqwa kepada kita semua. Aamiin.


sumber: https://www.facebook.com/pages/Yusuf-Mansur-Network/109056501839

Kamis, 13 Maret 2014

DIBUTUHKAN ! MASJID RAMAH ANAK


by bendri jaisyurrahman (@ajobendri)
1| Saya ingin berbagi pengalaman kawan sy yg berjuang agar anak2 punya hak utk berada di dalam #masjid
2| Sudah bukan menjadi rahasia lagi betapa kadang anak2 kehadirannya tidak begitu diharapkan di dalam #masjid
3| Anak2 dianggap pengganggu kekhusyukan dalam beribadah. Sehingga bahkan ada masjid yg terang2an menulis larangan anak masuk #masjid
4| Bahkan ada orang dewasa yg tak segan2 menghardik & mengancam mrk jika bermain dan bercanda. Masjid pun menjadi tempat menyeramkan #masjid
5| Anak2 pun mncari tmpt alternatif hiburan.Pilihannya playstation & game online. Prmainan mnyenangkan. Pnjaganya pun menyambut ramah #masjid
6| Akhirnya pihak masjid pun susah mencari kader remaja masjid. Banyak remaja yg menolak, sbb waktu kecil sll dimusuhi saat di #masjid
7| Sifat Allah yg Maha Rahman tak muncul dlm perilaku sebagian pengurus masjid yg galak dan suka bentak anak #masjid
8| Anak2 lebih mengenal Allah yg Mahakeras siksanya dibandingkan Maha RahimNya. Sbb mrk banyak dihukum dan dimarahi jika bermain2 di #masjid
9| Pun jika ada anak yg sungguh2 ibadah. Ternyata banyak mereka yg tak layak ada di shaf depan. Padahal mereka datang sejak awal. #masjid
10| Padahal hak ada di shaff depan adalah yg datang duluan, bukan berdasarkan usia #masjid
11| Kadang saat sholat jumat pun, khatib lupa menyapa anak2. Lebih fokus kepada jamaah dewasa. Anak2 dianggap warga kelas dua. #masjid
12| Masjid sbg pusat display agama, seharusnya menjadi tmpt utk mengajarkan hakikat islam sesungguhnya : kasih sayang dan keramahan #masjid
13| Tidak berminatnya remaja saat ini terhadap Islam, sebagian besar krn trauma di masa kecil akan tampilan islam khususnya di #masjid
14| Masjid kalah bersaing dgn mall, warnet dan tempat permainan lain dimana penjaganya ramah dan murah senyum. #masjid
15| Banyak jamaah berebut menjalankan sunah di masjid. Lupa akan sunah yg lain yg diajarkan rasul : memuliakan anak2 #masjid
16| Sungguh indah saat rasul membawa cucunya, umamah dan husain ke masjid. Digembirakan mereka dgn digendong seraya bermain di #masjid
17| Demi memuaskan husain bermain di masjid, Rasul melamakan sujudnya agar ia puas menungganginya seperti kuda. Tak memarahinya. #masjid
18| Sahabat menduga lamanya sujud akibat datangnya wahyu. Mereka salah. Rasul menyengajakannya supaya anak2 puas bermain di #masjid
19| Kisah2 Rasul yg memuliakan anak di masjid mngkn jarang trdengar/sengaja dilupakan sbagian orang. Pdhl mrk mngaku pncinta rasul #masjid
20| Alhamdulillah stlh banyak dialog dgn pengurus masjid yg melarang anak2, akhirnya ada jg yg tercerahkan meski awalnya marah2 #masjid
21| Bahkan ada yg berinisiatif membuat ruang bermain bg anak2 serta menyediakan pampers bagi anak2 #masjid
22| Biarlah anak betah bermain di masjid daripada memilih bermaih di tempat lain yg menjauhkan mereka dr agama. #masjid
23| Jk sudah merasa nyaman di masjid. Barulah buat peraturan. Kpn harus bermain dan kapan harus ibadah. Mereka tentu bisa menerima #masjid
24| Indahnya jk anak2 saat waktu luang, izin ke ortunya untuk pergi ke mesjid. Berlama2 disana. Masjid pun ramai. #masjid
25| Orang dewasa lain yg malas ke masjid pun jadi bergairah melihat masjid yg ramai. Jadilah setiap masyarakat memakmurkan #masjid
26| Jk masjid ramai, mk tak ada lagi yg ribut dgn konser lady gaga. Sebab masyarakat sepakat menolak. Mrk semua hatinya terpaut ke #masjid
27| Jd dr skrng, mari buat masjid sbg tempat yg nyaman, ramah, bersih dan menyenangkan bagi anak2. Kelak mereka yg akan memakmurkan #masjid
28| Jk sudah terlanjur, bikin iklan ke warnet2 dan gameonline, bahwa masjid skrng punya tempat bermain. Niscaya warnet sepi #masjid
29| Mudah2an ada pengurus masjid yg baca tweet ini dan memulai gerakan ajak anak ke #masjid. Saya berdoa semoga terwujud. Amiin