Sabtu, 19 April 2014

( HIKMAH ) BERSYUKUR SEMUA TELAH TERUKUR UNTUK KITA

Foto: ( HIKMAH ) BERSYUKUR SEMUA TELAH TERUKUR UNTUK KITA

Allah Maha Adil dan Bijaksana, Dia membalas kejahatan dan kebaikan dengan balasan yang setimpal dan sempurna. Syukur sebaiknya dilakukan sepanjang waktu. Bersyukur di kala mendapat kenikmatan adalah hal biasa dan memang seharusnya demikian adanya. Tetapi bersyukur di kala mendapat musibah, adalah hal yang luar biasa. Hanya orang yang ridha terhadap qadha dan takdir Allah-lah yang bisa demikian. Dengan ridha kepada Allah, di balik musibah yang menimpa, tersingkap rahasia hikmah kebaikan yang bisa disyukuri. 

Andaikan hikmah kebaikan itu belum bisa tersingkap, hendaknya seorang hamba beriman menyakini bahwa apa yang menimpa dirinya adalah murni kebaikan dari Allah dan boleh jadi hikmah kebaikan itu akan terungkap tatkala bertemu dengan Allah di akhirat kelak. 

Allah Maha Adil dan Bijaksana, Dia membalas kejahatan dan kebaikan dengan balasan yang setimpal dan sempurna.

Syukur dikala ditimpa kepahitan akan nampak jika hamba mampu membayangkan kondisi yang lebih buruk ‘seharusnya’ terjadi pada dirinya. Syukurlah masih sehat, syukurlah nyawanya selamat, dst.

Katakan dalam hati sekali lagi bahwa, Allah Maha Adil dan Bijaksana, Dia membalas kejahatan dan kebaikan dengan balasan yang setimpal dan sempurna.


Allah Maha Adil dan Bijaksana, Dia membalas kejahatan dan kebaikan dengan balasan yang setimpal dan sempurna. Syukur sebaiknya dilakukan sepanjang waktu. Bersyukur di kala mendapat kenikmatan adalah hal biasa dan memang seharusnya demikian adanya. Tetapi bersyukur di kala mendapat musibah, adalah hal yang luar biasa. Hanya orang yang ridha terhadap qadha dan takdir Allah-lah yang bisa demikian. Dengan ridha kepada Allah, di balik musibah yang menimpa, tersingkap rahasia hikmah kebaikan yang bisa disyukuri.

Andaikan hikmah kebaikan itu belum bisa tersingkap, hendaknya seorang hamba beriman menyakini bahwa apa yang menimpa dirinya adalah murni kebaikan dari Allah dan boleh jadi hikmah kebaikan itu akan terungkap tatkala bertemu dengan Allah di akhirat kelak.

Allah Maha Adil dan Bijaksana, Dia membalas kejahatan dan kebaikan dengan balasan yang setimpal dan sempurna.

Syukur dikala ditimpa kepahitan akan nampak jika hamba mampu membayangkan kondisi yang lebih buruk ‘seharusnya’ terjadi pada dirinya. Syukurlah masih sehat, syukurlah nyawanya selamat, dst.

Katakan dalam hati sekali lagi bahwa, Allah Maha Adil dan Bijaksana, Dia membalas kejahatan dan kebaikan dengan balasan yang setimpal dan sempurna.


sumber: https://www.facebook.com/pages/Yusuf-Mansur-Network/109056501839

0 Komen:

Posting Komentar

Gunakan kata-kata yang sopan ya...